ULOS BATAK

April 20, 2019
Ulos Batak (N.Sitohang/D Br Sinaga)
ULOS BATAK
  1. Yang di kenakan oleh Lelaki di atas kepala disebut SORTOPI-TOPI
  2.  Yang di kenakan oleh perempuan adalah SORTALI
JENIS JENIS ULOS BATAK
Ada 19 jenis ulos Batak Toba menurut fungsinya seperti ditulis worldbatakcommunity.blogspot.com.


  1. Ulos Padang Ursa; Adalah ulos yang digunakan sebagai selendang atau pengikat. Biasanya suku Batak menggunakannya sebagai parompa (kain ikatan gendongan).
  2. Ulos Mangiring; Adalah  ulos yang sering diberikan kepada anak pertama yang baru lahir. Ulos ini bermakna agar anak tersebut kelak dapat membimbing adik-adiknya sesuai dengan harapan dan tradisi keluarga  Batak.
  3. Ulos Bintang Maratur; Adalah kain ulos yang merupakan simbol suka cita. Ulos ini sering digunakan dalam tradisi Batak seperti mangulosi. Ulos ini juga dapat dijadikan sebagai pengganti ulos Mangiring.
  4. Ulos Antak-Antak; Adalah ulos yang merupakan simbol dari duka cita. Ulos ini digunakan ketika mengunjungi rumah duka atau melayat orang meninggal.
  5. Ulos Bolean; Adalah merupakan kain ulos yang juga biasanya digunakan dalam acara duka seperti ulos antak-antak.
  6. Ulos Ragi Huting; Adalah ulos yang digunakan oleh gadis Batak biasanya dililitkan di bagian dada, atau juga oleh orang tua yang sedang bepergian. Ulos ini sudah jarang ditemukan saat ini.
  7. Ulos Pinan Lobu-Lobu; Adalah ulos yang kerap dipakai oleh suku Batak sebagai selendang, yang fungsinya sebagai nilai estetika.
  8. Ulos Ragi Hotang; Adalah ulos yang paling sering digunakan oleh suku Batak. Ulos ini biasanya menjadi kado pengantin yang tengah mengadakan ritus  pernikahan adat Batak. Terkadang dipakai juga untuk parompa (ikatan gendongan).
  9. Ulos Pinuncaan; Adalah ulos yang paling mahal pada masyarakat Batak. Ulos ini terdiri atas lima bagian, ditenun secara terpisah dan kemudian disatukan. Fungi dari ulos ini digunakan saat suka maupun duka dengan mematuhi syarat-syarat tertentu.
  10. Ulos Sibolang Pamontari; Adalah ulos yang biasa digunakan saat duka. Ulos ini biasanya digunakan oleh keluarga yang mendapat kemalangan. Namanya akan berganti menjadi ulos tujung jika dipakai oleh istri/suami yang ditinggal oleh pasangannya dan mereka belum memiliki cucu. Namanya juga akan berganti menjadi ulos saput apabila dipakai oleh seorang suami/istri yang belum memiliki cucu dan anak-anaknya yang masih belum dewasa.
  11. Ulos Tutur-Tutur; Adalah ulos yang diberikan oleh seorang nenek atau kakek (oppung) kepada cucunya sebagai parompa.
  12. Ulos Tumtuman; Adalah ulos yang digunakan sebagai pengikat kepala (tali-tali) oleh pihak hasuhutan (pihak perempuan).
  13. Ulos Ragi Pakko; Adalah ulos yang fungsinya digunakan sebagai selimut dan juga barang bawaan sebagai pengantar yang dibawa oleh pengantin wanita.
  14. Ulos Ragi Harangan; Adalah ulos yang fungsinya sama dengan ulos ragi pakko.
  15. Ulos Saimarinjam Sisi; Adalah ulos yang digunakan oleh pihak hasuhutan (perempuan). Ulos ini dikenakan bergandengan dengan ulos pinucaan.
  16. Ulos Suri-Suri Ganjang; Adalah ulos yang fungsinya dipakai sebagai fashion (busana) pemusik Batak, namun sering juga digunakan untuk mangulosi pengantin oleh pihak parboru kepada putrinya yang  menikah. Biasanya disebut juga dengan ulos  gabe-gabe.
  17. Ulos Simpar; Adalah ulos yang digunakan sebagai selendang di upacara adat saat manortor maupun menghadiri pesta.
  18. Ulos Sibunga Umbasang; Adalah ulos yang fungsinya sama dengan ulos simpar.
  19. Ulos Sitolu Tuho; Adalah ulos yang digunakan sebagai pengikat kepala (tali-tali) oleh perempuan Batak.



Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

EmoticonEmoticon

Note: Only a member of this blog may post a comment.